Dua orang wanita berpakaian bagus sedang makan siang bersama di sebuah restoran yang sangat eksklusif. Seorang teman yang melihat kehadiran mereka mendekati meja mereka dan menyapa, "Ada acara istimewa apa ini?" ia bertanya. Salah seorang dari wanita tersebut menjawab, "Kami sedang merayakan ulang tahun seorang anggota keluarga kami yang masih bayi. Ia sudah berumur dua tahun hari ini." "Tapi, mana bayinya?" temannya itu bertanya lagi. Ibu bayi tersebut menjawab, "Oh, saya menitipkannya di rumah Ibu. Beliau akan menjaganya sampai pesta ini selesai. Bila saya membawanya ke sini, pesta ini pasti tidak akan menyenangkan."
Thursday, 18 December 2014
Wednesday, 17 December 2014
Cerita Pengorbanan Seorang Bapa
Seperti biasanya setelah beberapa nyanyian pujian pada Kebaktian Minggu petang, Pendeta gereja itu perlahan-lahan berdiri dan berjalan menuju mimbar. Namun kali ini sebelum ia memulai kotbahnya, secara singkat ia memperkenalkan seorang Pendeta tamu yang hadir pada Kebaktian petang itu.
Dalam ucapan perkenalan itu si Pendeta menyebutkan bahwa Pendeta tamu tersebut adalah teman karibnya sewaktu ia masih kanak-kanan dan ia meminta kepadanya untuk memperkenalkan dirinya kepada. Jemaat dan berbagi sedikit pengalaman yang mungkin bermanfaat untuk disampaikan dalam Kebaktian petang itu. Kemudian Pendeta tua itu mengayunkan langkahnya menuju keatas mimbar dan mulai berbicara.
Monday, 15 December 2014
KISAH 3 POHON NATAL
Cerita yang ini alat peraganya bisa pohon natal kecil, sedang dan besar. Bisa juga pakai anak-anak, kecil, sedang dan besar. Bisa juga diajak lomba dulu menghias pohon natal. Pohon natalnya anak-anak tadi: kecil, sedang dan besar. Hiasanya bisa pakai kertas krep, koran bekas, kapas, dll...Nanti yang paling bagus dapat hadiah kelompoknya. Nah habis main, dipakai cerita deh, dijadiin alat peraga. Ceritanya begini:
Monday, 8 December 2014
Dua Bayi dalam Palungan
Tahun 1994 dua orang Amerika diundang oleh Departemen Pendidikan Rusia untuk mengajar moral dan etika berdasarkan Alkitab di sekolah- sekolah dan panti asuhan sebagai salah satu bentuk pelayanan kerjasama antar kedua negara tersebut.
Mereka menceritakan kisah Natal di sebuah panti asuhan.
Untuk pertama kalinya anak- anak yatim itu mendengar kisah Natal, yaitu perjalanan Maria dan Yusuf ke Betlehem dimana mereka terpaksa harus menginap di kandang domba.
Kemudian datanglah sekelompok gembala dan orang majus dari Timur untuk menjumpai bayi Yesus yang sedang tidur dalam sebuah palungan dan memberi hadiah kepadaNya.
Monday, 1 December 2014
Joyeux Noel...(Film yang diangkat dari kisah nyata)
Film ini awalnya kurang menarik ketika saya nonton, namun lama kelamaan cerita difilm ini semakin menarik dan berkesan untuk disaksikan apalagi film ini diangkat berdasarkan kisah nyata.
Film ini berkisah pada tahun 1914 yang kebetulan terjadi di malam Natal. Saat itu terjadi peperangan antara Inggris, Jerman dan Perancis. Di malam Natal seperti itu, pastilah para prajurit ingin berada di rumah, berkumpul dengan keluarga, menyiapkan kado-kado, bernyanyi dan menikmati sukacita serta hidangan yang enak. Tapi kali ini mereka berada jauh dari rumah, jauh dari keluarga dan orang-orang yang dicintai. Salju yang turun menambah dinginnya udara malam dan dinginnya hati mereka. Perut lapar, pakaian yang basah, dinginnya udara dan tempat tinggal yang becek serta ketidaknyamanan suasana perang merupakan satu harmoni yang semakin menghilangkan semangat untuk mengangkat senjata. Ada satu kerinduan untuk duduk bersama keluarga didepan perapian sambil mengunyah kue-kue yang lezat.
Saturday, 29 November 2014
Kisah Tukang Arloji
Kisah nyata dari buku “Het Hele Jaar Rond. Van sinterklaas tot sintemaarten.”
Di Jerman tinggal seorang tukang arloji. Namanya Herman Jose Dapakahp. Dia tinggal di sebuah kamar yang sempit. Di kamar itu ada sebuah bangku kerja, sebuah lemari tempat kayu dan perkakas kerjanya, sebuah rak untuk tempat piring dan gelas serta tempat tidur lipat di bawah bangku kerjanya.
Wednesday, 19 November 2014
KASIH ITU NYATA
Los Felidas adalah nama sebuah jalan di salah satu ibu kota negara di Amerika Selatan, yang terletak di kawasan terkumuh diseluruh kota . Ada sebuah kisah Natal yang menyebabkan jalan itu begitu dikenang orang. Cerita ini dimulai dari kisah seorang pengemis wanita yang juga ibu seorang gadis kecil. Tidak seorangpun yang tahu nama aslinya, tapi beberapa orang tahu sedikit masa lalunya, yaitu bahwa ia bukan penduduk asli kota itu, melainkan dibawa oleh suaminya dari kampung halamannya. Seperti kebanyakan kota besar di dunia ini, kehidupan masyarakat kota terlalu berat untuk mereka, Tidak sampai setahun di kota itu, mereka sudah kehabisan seluruh uangnya.
Hingga suatu pagi mereka menyadari akan tinggal dimana malam nanti dengan tidak sepeserpun uang ada dikantong. Padahal mereka sedang menggendong seorang bayi berumur satu tahun. Dalam keadaan panik dan putus asa, mereka berjalan dari satu jalan ke jalan lainnya dan tiba di sebuah jalan sepi dimana puing-puing dari sebuah toko seperti memberi mereka sedikit tempat untuk berteduh.
Friday, 7 November 2014
Sejarah Lagu Malam Kudus
Pendeta Joseph Mohr
(Pengarang lagu Malam Kudus)
Kita tentu akan merasa sesuatu yang kurang kalau ada perayaan Natal tanpa menyanyikan "Malam Kudus", bukan?
Terjemahan-terjemahan lagu Natal kesayangan itu sedikit berbeda satu dari yang lainnya, namun semuanya hampir serupa. Hal itu berlaku juga dalam bahasa-bahasa asing. Lagu itu begitu sederhana, sehingga tidak perlu ada banyak selisih pendapat atau perbedaan kata dalam menterjemahkannya.
"Malam Kudus" sungguh merupakan lagu pilihan, karena dinyanyikan dan dikasihi di seluruh dunia. Bahkan musikus ternama rela memasukkannya pada acara konser dan piringan hitam mereka. Anehnya, nyanyian yang terkenal di seluruh dunia itu sesungguhnya berasal dari sebuah desa kecil di daerah pegunungan negeri Austria.
Inilah ceritanya....
Monday, 3 November 2014
Nak, Dimanakah Bungamu?
Di Tiongkok kuno, ada sebuah kerajaan yang besar dan amat makmur. Negeri ini dipimpin oleh Raja tua yang adil bijaksana, seluruh rakyat sangat mencintainya. Namun sayangnya Raja tua ini tidak dikarunia seorang putra mahkota.
Suatu hari Raja tua ini berkata kepada perdana menterinya, "Saya sudah terlampau tua untuk terus memerintah." Melihat gelagat ini, sang Perdana Menteri segera menghibur, "Baginda tidak perlu cemas, anda masih kelihatan sehat, lagipula siapa yang mampu memimpin negeri ini dengan adil dan bijaksana seperti Baginda?"
Raja lalu berkata, "Saya tidak mempunyai seorang putra mahkota untuk menggantikan saya. Oleh karena itu saya ingin mencari seorang anak yang dapat dididik untuk menjadi penggantiku." Perdana menteri segera berkata,"Tapi Baginda..... hal itu tidaklah mudah." Dengan tersenyum Raja tua itu mengatakan bahwa dia tahu caranya.
Tuesday, 28 October 2014
RELAKANLAH.....
Waktu istirahat sudah lewat beberapa menit, tapi anak-anak kelas IV belum juga diperbolehkan keluar. Sebabnya ialah karena ball-point Marni yang baru dibelikan ibunya hilang.
Bu Tuti paling tidak senang jika ada muridnya yang menjadi pencuri. Bu Tuti ingin sekali menangkap pencuri kecil itu dan menghukumnya supaya jera.
Sunday, 26 October 2014
SAAT TERHALANG
Seekor semut pejuang sedang berpetualang mencari makanan sendirian. Semua makanan pasti disukainya, terutama makanan yang rasanya manis. Ditelusurinya jalan yang panjang dan setiap beberapa langkah, jalan yang dilaluinya ditandainya dengan cairan tubuhnya sebagai petunjuk jalan pulang nanti.
Beberapa lama kemudian, tibalah sang semut pejuang di sebuah dapur rumah manusia. Ini pasti tempat di surga pikir sang semut, karena begitu banyak makanan berceceran di sepanjang mata sang semut memandang.
Sang semut pejuangpun kemudian berlari pulang secepatnya ke rumah, mengikuti jalan yang telah diberinya tanda sehingga sang semut tidak tersasar. Didalam sarangnya sang semut kemudian melaporkan petualangannya menemukan surga makanan kepada pemimpinnya. Segera saja sang pemimpin memberikan komando kepada seluruh pasukan semut pekerja, untuk segera datang ke lokasi dibimbing oleh sang semut pejuang.
Setibanya di lokasi, berbondong-bondong seluruh pasukan semut pekerja mengangkut makanan. Bila makanannya berbobot ringan, diangkut seekor semut pekerja. Sebaliknya bila berbobot berat akan diangkut beramai-ramai.
Friday, 24 October 2014
Dialog Dengan Malaikat
Pada suatu hari, Tuhan memanggil dua malaikat, yang satu senior dan yang satu junior untuk diutus ke Bumi. Sebelum diutus ke Bumi, Tuhan berpesan kepada malaikat yang junior untuk tidak banyak bertanya. Boleh bertanya bila benar-benar penting. Tugas yang junior hanya memperhatikan apa yang dilakukan oleh seniornya.
Maka turunlah mereka ke Bumi dengan menyamar sebagai hamba Tuhan. Pada suatu ketika, sampailah mereka pada sebuah rumah tua yang sangat mewah, yang baru dibeli oleh seorang kaya. Orang kaya ini sangat pelit. Maka diketuklah pintu rumah orang kaya itu. Orang kaya membuka pintu rumah dengan tidak ramah dan terjadilah pembicaraan sebagai berikut:
Tuesday, 14 October 2014
MAKNA DI DALAM DOA BAPA KAMI
JANGAN katakan BAPA…
Jika kamu tidak berlaku sebagai ‘anak’ setiap hari
.JANGAN katakan KAMI..
Jika hidupmu penuh dengan ‘keegoisan’, hanya mementingkan diri sendiri
JANGAN katakan YANG ADA DISURGA..
Jika yang kamu pikirkan adalah ‘perkara duniawi’ saja
JANGAN katakan DIKUDUSKANLAH NAMAMU…
Jika kamu "tidak menguduskan YESUS sebagai TUHAN" dalam hatimu
JANGAN katakan DATANGLAH KERAJAANMU..
Jika yang kau obsesikan hanyalah ‘keberhasilan duniawi saja'
JANGAN katakan JADILAH KEHENDAKMU..
Jika yang kamu lakukan hanyalah ‘yang kamu inginkan'
Saturday, 11 October 2014
Semua Dalam Rencana-Nya
Seorang pendeta muda dan istrinya ditugaskan untuk membuka kembali sebuah gereja tua di daerah pinggiran Brooklyn . Mereka tiba di daerah tersebut pada bulan Oktober dengan penuh semangat. Ketika mereka melihat gereja tersebut, terlihatlah sebuah gereja yang sangat berantakan dan membutuhkan banyak kerja keras. Mereka membuat target bahwa semua harus selesai diperbaiki dan siap digunakan untuk ibadah malam Natal.
Wednesday, 8 October 2014
SEJARAH HKBP
Tahun-tahun bersejarah HKBP
- 1824 * Missionaris pertama ke Tanah Batak yaitu Tuan Burton dan tuan Ward dari Inggris
- 1825 * 1829 Perang Tuanku Rau (Perang Bonjol) terhadapTanah Batak dan sejak saat itulah Islam masuk ke Tapanuli.
- 1834 * Pendeta Samuel Munson dan Pdt. Henry Lyman datang ke Tapanuli yaitu Missionaris yang dikitim oleh Zending Boston, Amerika Serikat Meninggal di Lobu Pining.
- 1840 * Tuan Junghun ahli sejarah dari Eropa menerbitkan Buku mengenai Tanah Batak khususnya Tapanuli.
- 1849 * Tuan Van Der Tuuk dari Amsterdam, Belanda menerjemahkan sebagian isi Alkitab ke bahasa BAtak dan Kamus Batak-Belanda.
- 1857 * Pdt. Van Asselt tiba dari negeri Belanda dan melayani gereja di Tapanuli Selatan.
- 1858 * Dengan beredarnya Buku mengenai Batak dan Indonesia di Eropa, Akhirnya para missionaris banyak yang datang ke tempat-tempat terpencildi Kalimantan dan sekitarnya.
- 1861 * Hari lahirnya HKBP, tepatnya 7 Oktober 1861.
Sunday, 5 October 2014
Bolehkah Saya Mendapat Sedikit Cahaya?
Disebuah rumah mungil dipinggir hutan, tinggal sebatang lilin kecil. Ketika hari menjelang malam pemilik rumah tersebut menyalakan lilin kecil itu. Tiba-tiba datang angin besar menerobos masuk ke jendela rumah itu. Wusshh! Si Lilin Kecil ini merasakan apinya telah padam.
"Aduh, aku harus segera mencari cahaya, hari sudah semakin gelap", kata Lilin Kecil dengan panik.
Si Lilin Kecil lalu keluar dari rumah itu dan berteriak kepada Paman Matahari, "Paman, bolehkah aku meminta sedikit cahayamu?"
"O..o! Mana mungkin Nak, jarak kita kan terlalu jauh! Lagipula Paman harus segera pulang, karena malam akan tiba. Daah", kata Paman Matahari dengan terburu-buru.
Friday, 3 October 2014
2 Manusia Super di Jembatan
Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue di ujung
jembatan. Dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar-lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan "Terima kasih Oom !". Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk ke arah mereka.
Kaki-kaki kecil mereka menjelajah lajur lain di atas jembatan , menyapa seorang laki-laki lain dengan tetap berpola seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki-laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya, lagi-lagi saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka. Kantong hitam tampat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok di sudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta . Saya melewatinya dengan lirikan ke arah dalam kantong itu, duapertiga terisi tissue putih berbalut plastik transparan.
Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita, senyum di wajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang manggayut langit Jakarta.
Subscribe to:
Comments (Atom)














